TapGo Lion Indonesia dibangun dari satu pengamatan sederhana: kebanyakan orang di kota kecil dan menengah memakai aplikasi yang berbeda untuk hal-hal yang sebenarnya saling berkaitan. Satu aplikasi untuk memesan ojek, satu lagi untuk membeli pulsa, satu lagi untuk mengurus penghasilan sampingan. Masing-masing meminta pendaftaran ulang, verifikasi ulang, dan saldo yang terpisah.
TapGo menyatukan empat hal itu — perjalanan, kemitraan driver, pembayaran harian, dan keanggotaan — di atas satu akun.
Empat bagian yang saling menyambung
Ojek online adalah pintu masuk yang paling sering dipakai. Anda memasukkan titik jemput dan tujuan, tarif muncul lebih dulu, lalu Anda memutuskan. Tidak ada perhitungan ulang di akhir perjalanan.
Kemitraan driver adalah sisi sebaliknya. Orang yang punya kendaraan dan waktu luang dapat mendaftar, melewati verifikasi, dan mulai menerima orderan dari penumpang di aplikasi yang sama.
Layanan PPOB menangani kebutuhan yang berulang tiap bulan: pulsa, paket data, token listrik, dan tagihan rutin. Anggota bahkan dapat melayani orang lain sebagai agen.
Membership mengikat ketiganya. Anggota memperoleh saldo PPOB awal, kartu anggota digital, dan akses sebagai agen.
Mengapa disatukan?
Karena uangnya berputar di tempat yang sama. Penghasilan seorang mitra driver dapat langsung dipakai membeli token listrik. Saldo PPOB seorang anggota dapat dipakai melayani tetangga. Tidak perlu memindahkan dana antaraplikasi, dan tidak perlu mendaftar dua kali.
Siapa yang berdiri di belakangnya
Layanan ini dijalankan PT. TapGo Lion Indonesia, badan usaha berbadan hukum di Indonesia. Aplikasinya dapat diunduh gratis di Google Play Store, dan pembayaran diproses melalui payment gateway berlisensi — bukan transfer ke rekening pribadi.